Gemppar Asahan Desak Mobil Pinjam Pakai Milik Pemkab Dikembalikan
KISARAN
suluhsumatera : Puluhan massa dari Gerakan Mahasiswa Pemuda Peduli Rakyat (Gemppar) Asahan kembali berunjuk rasa di Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Asahan, Selasa (14/4/2026) siang.
Kedatangan puluhan massa tersebut mendesak Kepala Dinas Pertanian untuk meminta kembali mobil penyuluhan yang dipinjam pakai oleh instansi vertikal.
“Kami meminta dan mendesak Kadis Pertanian Asahan, Hazirin MM, untuk segera mengambil kembali mobil penyuluhan pertanian tersebut. Karena itu mobil punya Pemkab Asahan yang dibeli dari uang rakyat. Jadi kenapa dipinjam-pakaikan pada instansi vertikal,” teriak Ketua Gemppar Asahan, Raihan R. Panjaitan dalam orasinya.
“Kami minta Kadis segera mundur dari jabatan, karena diduga bermasalah terkait dana perawatan mobil penyuluhan yang dipakai instansi vertikal,” kata Raihan.
Karena aksinya tidak ditanggapi, massa akhirnya bergerak ke Kantor Bupati Asahan. Disini mereka berharap Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin Siregar untuk segera mencopot Kepala Dinas Pertanian dari jabatan.
Massa diterima oleh Wakil Bupati Asahan, Rianto SH, MAP. Dalam jawabannya, Rianto akan menerima aspirasi massa Gemppar.
“Kita akan terima semua aspirasi adik-adik dan kita juga akan tindak lanjuti semua aspirasi yang adik-adik sampaikan ini. Akan saya sampai dengan pimpinan saya,” ujar Wabup.
Tidak puas dengan jawaban Wabup Asahan, massa Gemppar melanjutkan aksinya ke Kantor Kejaksaan Negeri Asahan, Jalan W. R. Supratman Kisaran.
Dalam orasi mereka meminta agar kejaksaan mengembalikan mobil penyuluhan dinas pertanian yang dipinjam pakai.
Unjuk rasa itu akhirnya diterima Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejaksaan Negeri Asahan, Heriyanto SH. Ia pun menjelaskan, pinjam pakai mobil pada Pemkab Asahan sebanyak dua unit itu sudah sesuai prosedur.
“Karena mobil tersebut digunakan untuk angkut tahanan dan operasional penunjang aktivitas kejaksaan. Jadi boleh saja kami gunakan,” jawab Kasi Intel.
Usai mendapat penjelasan Kasi Intel, massa akhirnya membubarkan diri.
(hendri)


Comments