Wali Kota Padangsidimpuan Tinjau Tiga Lokasi Huntap, Fokus pada Infrastruktur dan Mitigasi
PADANGSIDIMPUAN
suluhsumatera : Wali Kota Padangsidimpuan, Dr. H. Letnan Dalimunthe, SKM, MKes meninjau langsung sejumlah lokasi rencana pembangunan 1.133 Hunian Tetap (Huntap) bagi masyarakat terdampak bencana, Sabtu (11/4/2026) lalu.
Peninjauan ini merupakan bentuk keseriusan pemerintah dalam memastikan kesiapan lahan sekaligus kualitas hunian yang akan dibangun.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah H. Rahmat Marzuki Nasution, SH, MH, CGCAE bersama sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Tiga Lokasi Strategis Jadi Fokus Peninjauan
Adapun lokasi yang ditinjau meliputi Desa Palopat Pijorkoling, kawasan kompleks perkantoran Pemerintah Kota Padangsidimpuan, serta Desa Huta Koje di Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara.
Ketiga titik ini dinilai strategis dan potensial untuk pengembangan kawasan hunian tetap bagi warga terdampak.
Prioritaskan Kenyamanan dan Keselamatan Warga
Dalam arahannya, Wali Kota menegaskan bahwa pembangunan Huntap tidak hanya berorientasi pada percepatan realisasi, tetapi juga harus mengedepankan aspek kenyamanan dan keselamatan masyarakat.
“Kita ingin Huntap ini benar-benar menjadi tempat tinggal yang layak, aman, dan nyaman. Masyarakat yang terdampak bencana harus bisa kembali hidup dengan tenang dan bermartabat,” tegasnya.
Data Penerima Harus Valid dan Transparan
Wali Kota juga menginstruksikan agar proses pendataan calon penerima Huntap segera dirampungkan secara akurat dan transparan. Hal ini penting untuk memastikan bantuan tepat sasaran.
“Data harus akurat. Pastikan yang menerima adalah warga yang benar-benar terdampak dan membutuhkan,” ujarnya.
Infrastruktur Dasar Wajib Dipenuhi
Kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), Wali Kota menekankan pentingnya kelengkapan infrastruktur dasar dalam pembangunan Huntap.
Ia menyebutkan, fasilitas seperti akses jalan, sistem drainase, serta sarana lingkungan harus menjadi bagian utama dari perencanaan.
“Jangan hanya bangun rumah, tapi bangun kawasan yang layak huni. Akses harus mudah, lingkungan harus sehat,” kata Dr. Letnan.
Mitigasi Bencana Jadi Prioritas Utama
Selain itu, kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Wali Kota menegaskan agar lokasi pembangunan dipastikan bebas dari potensi risiko bencana di masa mendatang.
“Kita tidak ingin masyarakat direlokasi ke tempat yang masih rawan. Aspek mitigasi harus menjadi prioritas,” tegasnya.
Targetkan Segera Direalisasikan
Pemerintah Kota Padangsidimpuan menargetkan pembangunan 1.133 Huntap ini dapat segera direalisasikan.
Diharapkan, masyarakat terdampak bencana dapat segera menempati hunian yang lebih layak, aman, dan mampu meningkatkan kualitas hidup secara berkelanjutan.
(Baginda Ali Siregar)


Comments