Lapangan Tembak Tathya Dharaka Polres Labuhanbatu Selatan, Dekatkan Polisi dengan Masyarakat
KOTAPINANG
suluhsumatera : Sejak 2025 lalu, Kepolisian Resort Labuhanbatu Selatan telah memiliki lapangan tembak mandiri.
Pada Kamis (30/4/2026) lalu, sejumlah wartawan berkesempatan berkunjung ke lapangan tembak yang berlokasi di sisi Barat Komplek Markas Polres Labuhanbatu Selatan di Jalinsum Sosopan, Desa Sosopan, Kec. Kotapinang.
Tempat tersebut diberi nama Lapangan Tembak Tathya Dharaka Polres Labuhanbatu Selatan, yang pembangunannya diprakarsai dan didanai sendiri Kapolres AKBP. Aditya S. P. Sembiring Muham, SIK.
Lapangan ini memiliki luas lebih kurang 1.000 meter persegi dan posisinya sangat jauh dari permukiman.
Meskipun berada di areal markas kepolisian, namun lapangan ini terbuka untuk umum. Selain digunakan sebagai tempat latihan anggota Polri, lapangan ini pun boleh digunakan atlet dan masyarakat yang hendak belajar menembak.
Lapangan Tembak Tathya Dharaka Polres Labuhanbatu Selatan memiliki dua area latihan menembak, senjata laras pendek jarak 10 meter, 20 meter, dan 30 meter. Area berikutnya untuk laras panjang dengan jarak 30 meter hingga 50 meter.
"Atas prakarsa bapak Kapolres AKBP. Aditya S. P. Sembiring M, SIK Lapangan Tembak Tathya Dharaka Polres Labuhanbatu Selatan ini terbuka untuk umum. Sejak dibuka, banyak kegiatan digelar di sini, mulai dari latihan hingga perlombaan," ungkap Ps. Kasipenmas Polres Labusel, Bripka. Sukardi.
Dia mengatakan, keberadaan lapangan tembak ini bukan saja sebagai sarana belajar dan latihan menembak. Lebih dari itu sebut dia, arena menembak ini juga menjadi tempat berinteraksi masyarakat dengan Polri melalui hobi yang positif.
Kevin Sinaga, salah seorang wartawan televisi nasional yang turut dalam kunjungan tersebut berkesempatan untuk belajar menembak, yang dibimbing Bripka. Sukardi.
Pertama-tama ia dibimbing untuk mengenal jenis dan bagian-bagian penting pada senjata jenis pistol yang digunakan berlatih.
Berikutnya, ia juga dikenalkan dengan target tembak, yakni kertas dengan lingkaran skor dan siluet berupa lempengan besi berukuran besar dan kecil.
Setelah memahami, ia kemudian diajarkan tentang posisi tubuh, cara memegang pistol, menarik slide, menekan pelatuk hingga mendengar suara tembakan.
"Awalnya saya pikir menembak itu mudah. Ternyata ini merupakan olahraga yang membutuhkan stamina prima dan kondisi pikiran yang tenang," ungkap Kevin.
(*/sya)




Comments