Warga Jalan Alboin Hutabarat Padangsidimpuan Perkuat Perlawanan Terhadap Narkoba, Desak Dugaan Jaringan Peredaran Diusut
PADANGSIDIMPUAN
suluhsumatera : Perlawanan warga terhadap peredaran Narkoba di Jalan Alboin Hutabarat, Kota Padangsidimpuan, terus berlanjut dan semakin menguat.
Tidak hanya sekadar penolakan, masyarakat kini memperkuat gerakan penolakan terhadap peredaran Narkoba serta mendesak aparat mengusut pihak-pihak yang diduga terlibat dalam jaringan tersebut.
Pada Jumat (15/05/2026), tokoh agama, tokoh adat, alim ulama, dan masyarakat kembali turun langsung memasang spanduk penolakan Narkoba di sepanjang kawasan tersebut.
Spanduk itu bertuliskan tegas, "Pengedar Narkoba adalah Pengkhianat Bangsa, Boikot dan Usir dari Kampung Kita.”
Aksi ini menjadi bukti warga tidak ingin kampung mereka dijadikan pasar gelap transaksi Narkoba yang merusak generasi muda dan menghancurkan masa depan masyarakat.
Alim ulama setempat, Zainal Abidin Siregar menegaskan, seluruh warga harus tetap bersatu menjaga kampung dari ancaman bandar dan pengedar yang masih mencoba masuk dan menjalankan bisnis haram di wilayah tersebut.
"Untuk seluruh warga, mari kita tetap menjaga kampung kita dari para bandar dan pengedar yang masih mencoba mengedarkan Narkoba di wilayah ini. Jangan coba-coba masuk ke dalam kampung kami," tegas Zainal.
Ia juga berharap gerakan perlawanan ini tidak berhenti hanya pada pemasangan spanduk, tetapi terus diperkuat dengan persatuan penuh dari seluruh elemen masyarakat.
Sebagai langkah lanjutan, warga akan menggelar musyawarah besar, pada Selasa (19/05/2026), di Masjid Nurul Iman, dengan melibatkan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), alim ulama, tokoh adat, serta masyarakat Kota Padangsidimpuan.
Dalam forum tersebut, warga juga akan mengundang Kapolres Padangsidimpuan dan Dandim 0212/Tapanuli Selatan untuk duduk bersama membahas langkah konkret pemberantasan Narkoba hingga ke akar-akarnya.
Zainal Abidin juga secara tegas meminta pihak kepolisian segera menangkap pria berinisial P, yang sebelumnya disebut oleh dua orang terduga pelaku yang telah diamankan sebagai sosok yang diduga menjadi pemasok barang haram tersebut.
Selain itu, foto yang beredar ditengah masyarakat yang diduga menunjukkan kedekatan antara seorang pria yang disebut sebagai oknum aparat dengan pria berinisial P turut memicu pertanyaan serius di tengah publik.
Foto tersebut memicu berbagai spekulasi publik dan memperkuat desakan agar pihak kepolisian segera memberikan klarifikasi secara terbuka, guna menghindari persepsi negatif serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum.
"Ini harus dijelaskan. Jangan sampai muncul persepsi liar di tengah masyarakat. Jika benar ada kedekatan, publik berhak tahu. Jika tidak benar, polisi juga wajib memberikan klarifikasi,” ujar Zainal.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Polres Padangsidimpuan belum memberikan keterangan resmi terkait nama pria berinisial P maupun foto yang beredar di tengah masyarakat.
(sule)

Comments