Peringati 30 Tahun Kudatuli, PDI Perjuangan Tebing Tinggi Ajak Kader Rawat Semangat Perjuangan
![]() |
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Tebing Tinggi, Iman Irdian Saragih, menyampaikan sambutan saat malam refleksi dan sarasehan memperingati 30 tahun Peristiwa Kudatuli di Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Tebing Tinggi. Foto: alex saragih/suluhsumatera.
TEBING TINGGI
suluhsumatera : Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Tebin Tinggi menggelar malam refleksi dan sarasehan dalam rangka memperingati 30 tahun Peristiwa 27 Juli 1996 (Kudatuli) di Kantor DPC PDI Perjuangan, Jalan Letda Sujono, Kecamatan Bajenis, Minggu (26/7/2026) malam.
Kegiatan yang dimulai pukul 19.30 WIB itu juga dirangkai dengan bincang santai serta makan malam bersama pelaku UMKM.
Acara dihadiri Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Tebing Tinggi, Iman Irdian Saragih, yang saat ini menjabat sebagai Wali Kota Tebing Tinggi. Hadir pula jajaran pengurus DPC, pengurus PAC dari lima kecamatan, pengurus ranting, kader, serta simpatisan partai.
Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta, kemudian dilanjutkan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya tiga stanza, mengheningkan cipta, pembacaan teks Pancasila, menyanyikan lagu Bung Karno Bapak Marhaenisme, Mars dan Hymne PDI Perjuangan, serta pemutaran video Dedication of Life dan Sang Putra Fajar.
Suasana berlangsung khidmat ketika seluruh peserta mengikuti doa bersama dan renungan untuk mengenang Peristiwa Kudatuli. Momen tersebut menjadi pengingat atas perjuangan panjang dalam mempertahankan nilai-nilai demokrasi di Indonesia.
Dalam sambutannya, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Tebing Tinggi, Iman Irdian Saragih, mengawali pidatonya dengan salam perjuangan, "Merdeka... Merdeka... Merdeka!" yang disambut serentak oleh kader dan simpatisan yang hadir.
"Alhamdulillah, malam ini kita dapat berkumpul dalam suasana penuh kekeluargaan untuk memperingati 30 tahun Peristiwa Kudatuli. Peristiwa ini mengajarkan kepada kita bahwa perjuangan menegakkan demokrasi membutuhkan keberanian, persatuan, dan pengorbanan. Semangat itulah yang harus terus kita rawat dan wariskan kepada generasi penerus," ujar Iman.
Ia menegaskan, peringatan Kudatuli bukan sekadar mengenang sejarah, tetapi menjadi momentum memperkuat soliditas kader dalam memperjuangkan kepentingan rakyat serta menjaga nilai-nilai demokrasi.
Seluruh kader juga diajak terus hadir di tengah masyarakat dengan mengedepankan semangat gotong royong, menyerap aspirasi rakyat, dan memberikan manfaat nyata melalui berbagai program yang berpihak kepada masyarakat.
Menjelang penutupan acara, peserta menyaksikan pemutaran video dokumenter Peristiwa Kudatuli 27 Juli 1996, yang kembali mengingatkan perjalanan sejarah perjuangan demokrasi di Indonesia.
Tayangan tersebut disaksikan dengan penuh perhatian oleh seluruh peserta.
Usai seluruh rangkaian kegiatan selesai, peserta meninggalkan lokasi acara dengan tertib.
Sebagian peserta memanfaatkan voucher UMKM untuk menikmati sajian kuliner sambil berbincang santai dan mempererat silaturahmi antarkader.
Peringatan 30 tahun Kudatuli ini menjadi penegasan komitmen DPC PDI Perjuangan Kota Tebing Tinggi dalam menjaga semangat perjuangan, memperkokoh demokrasi, serta terus mengabdi bagi kepentingan masyarakat.
(alex saragih)

Comments