Rapat Perbaikan Jalan Desa Tanjung Mulia Hanya Dihadiri 3 Perusahaan
KAMPUNGRAKYAT
suluhsumatera : Sejumlah warga merasa kecewa atas minimnya pihak perusahaan yang hadir dalam rapat musyawarah perbaikan jalan desa yang digelar Pemerintah Desa Tanjung Mulia, Kecamatan Kampungrakyat, Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel), Senin (27/7/2026).
Hanya tiga peruhaan yang hadir dari 48 surat undangan yang dilayangkan oleh pemerintah desa kepada pelaku usaha di wilayah tersebut. Ketiga perusahaan tersebut, yakni PT. Nubika Jaya Kebun Tanjung Medan, Kebun Pikcuan, dan Ahok Group.
Dalam rapat tersebut, perwakilan Kebun Pikcuan, Herman Ritonga menyampaikan, pihaknya telah menyalurkan bantuan sesuai dengan apa yang telah disepakati bersama sebelumnya.
Senada dengan itu juga diutarakan oleh perwakilan Ahok Group, yang menegaskan komitmen mereka dalam merealisasikan bantuan.
Atas partisipasi itu, Sekretaris Desa Tanjung Mulia, Sangkot Lokot Siregar mengapresiasi ketiga perusahaan tersebut. Ia berharap kerja sama dengan para pengusaha yang peduli terhadap kondisi infrastruktur di desa itu dapat terus terjalin demi kepentingan bersama.
"Terima kasih kepada bapak-bapak yang hadir dan mendukung program di desa ini. Jangan pernah bosan dan mari terus bergandengan tangan untuk memperbaiki jalan kita bersama," ungkap Sangkot.
Sementara itu, ketidakhadiran puluhan perusahaan lainnya memicu kekecewaan warga serta pemuda setempat.
Perwakilan masyarakat, Khairul Azhar Nasution meminta Pj. Kepala Desa dan Ketua Panitia Perbaikan Jalan untuk segera mengambil langkah konkret terhadap perusahaan yang tidak hadir.
Dua pun mendesak agar pihak desa menyurati dan melaporkan permasalahan ini ke tingkat Kecamatan Kampungrakyat agar proses perbaikan jalan segera direalisasikan.
"Jangan tunggu musim hujan atau banjir tiba baru kita sibuk mencari solusi. Apabila tidak ada tindakan tegas dari pemerintah desa maupun kecamatan, kami atas nama masyarakat dan pemuda siap melakukan aksi pemblokadean Jalan Lintas Tanjung Mulia," imbuhnya.
"Jangan hanya hasil bumi daerah kami saja yang dikeruk dan diambil, sementara untuk kesejahteraan masyarakat melalui perbaikan jalan saja mereka tidak mau peduli dan pura pura buta dan tuli,kami hadir sebagai kontrol sosial dan akan terus memperhatikan perkembangan perbaikan jalan ini," pungkasnya.
(*/ril)

Comments