Jalan Surga Diabaikan, Neraka Tanpa Pintu Dimasuki
UNGKAPAN "Jalan surga diabaikan, neraka tanpa pintu dimasuki" merupakan metafora yang bermakna seseorang yang dengan sengaja mengabaikan kebaikan/petunjuk dan justru memilih jalan kehancuran.
Orang yang menyia-nyiakan kesempatan emas untuk selamat, tetapi malah menjerumuskan diri ke dalam kesengsaraan.
Kata "Ada jalan surga tidak diambil" bermakna penolakan terhadap petunjuk hidup, kebaikan, nasihat, atau ajaran agama yang sebenarnya sudah jelas dan mudah diikuti untuk mencapai kebahagiaan.
Sementara kata "Neraka tanpa pintu dimasuki" menggambarkan tindakan nekat atau bodoh seseorang yang secara sadar melanggar aturan, sehingga terjerumus ke dalam penderitaan, dosa, atau penyesalan yang fatal.
Pepatah ini sering dikaitkan dengan konsep seringkali manusia lebih memilih untuk menuruti godaan hawa nafsu duniawi (yang berujung pada siksa atau "neraka") daripada bersusah payah menegakkan kebaikan untuk meraih kebahagiaan abadi (surga). (*)

Comments