Personel Polres Labusel Perkuat Spiritualitas Lewat Binrohtal
KOTAPINANG
suluhsumatera : Pengabdian sebagai anggota Polri tidak hanya menuntut kesiapan fisik dan profesionalitas dalam menjalankan tugas, tetapi juga membutuhkan kekuatan mental, keteguhan iman, serta keikhlasan dalam melayani masyarakat.
Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dalam Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) yang dilaksanakan Polres Labuhanbatu Selatan, Kamis (15/10/2026).
Kegiatan Binrohtal dilaksanakan secara terpisah sesuai agama masing-masing. Bagi personel beragama Islam mengikuti kegiatan di Musalla Al Ikhlas Polres Labuhanbatu Selatan dengan tema “Memperbanyak Istighfar pada Diri Sendiri” yang disampaikan oleh Ustaj M. Ferry.
Sedangkan personel beragama Nasrani mengikuti pembinaan rohani di Aula Polres Labuhanbatu Selatan dengan tema “Dipanggil dan Dipilih oleh Allah” yang disampaikan oleh Pengkhotbah C. Br. D. Hutagaol.
Kegiatan tersebut diikuti personel Polres Labuhanbatu Selatan sebagai bagian dari pembinaan kepribadian dan penguatan nilai-nilai spiritual dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian.
Kapolres Labuhanbatu Selatan, AKBP. Rosef Efendi melalui Kasi Humas, AKP. Sujono menyampaikan, Binrohtal merupakan salah satu upaya untuk membentuk personel Polri yang memiliki mental kuat, kepribadian baik, serta kesadaran moral dalam menjalankan amanah sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Menurutnya, pembinaan rohani tidak sekadar menjadi kegiatan rutin, tetapi juga menjadi momentum bagi setiap personel untuk melakukan introspeksi diri, memperbaiki perilaku, serta menanamkan keikhlasan dalam setiap pelaksanaan tugas.
"Melalui kegiatan Binrohtal ini, diharapkan seluruh personel semakin memperkuat keimanan dan ketakwaan sesuai agama masing-masing, mampu mengendalikan diri, menjaga integritas, serta melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan," demikian pesan Kapolres melalui Kasi Humas.
Tema yang diangkat dalam kegiatan tersebut juga mengandung pesan moral bagi personel. Bagi umat Islam, memperbanyak istighfar menjadi pengingat pentingnya introspeksi dan memperbaiki diri.
Sementara bagi umat Nasrani, tema tentang dipanggil dan dipilih oleh Allah mengajak setiap individu untuk memahami tanggung jawab serta menjalankan panggilan hidup dengan penuh kesungguhan.
Nilai-nilai spiritual tersebut diharapkan dapat tercermin dalam sikap sehari-hari personel, baik ketika bertugas di tengah masyarakat maupun saat menjalankan tanggung jawab di lingkungan institusi.
Dengan mental yang terpelihara, integritas yang kuat, dan hati yang ikhlas, personel diharapkan mampu memberikan pelayanan yang semakin humanis, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
(*)


Comments