--> Jaga Pilkada Pelalawan, Kapolres Minta Masyarakat Waspada Paham Radikal dan Stop Fitnah serta Hoaks | suluh sumatera

Jaga Pilkada Pelalawan, Kapolres Minta Masyarakat Waspada Paham Radikal dan Stop Fitnah serta Hoaks

Bagikan:

Jaga Pilkada Pelalawan, Kapolres Minta Masyarakat Waspada Paham Radikal dan Stop Fitnah serta Hoaks


PELALAWAN

suluhsumatera : Jelang Pilkada Kab. Pelalawan yang akan dilaksanakan 9 Desember 2020 mendatang, masyarakat diimbau menjaga Kab. Pelalawan, Riau, mewaspadai masuknya faham radikal yang merupakan salah satu cikal bakal terjadinya terorisme.

Hal itu disampaikan Kapolres Pelalawan, AKBP. Indra Wijatmiko, SIK, Jumat (28/05/2020), di Pangkalan Kerinci.

"Jelang Pilkada masyarakat diimbau tidak mudah terpengaruh hoaks, fitnah, faham radikal. Jaga bersama Kab. Pelalawan yang aman, damai, konfusif. Waspadai masuknya faham radikal yang merupakan salah satu cikal bakal terjadinya aksi teror," ungkap Kapolres.

Kepada masyarakat juga dipesankannya, jika ada yang mencurigakan, agar masyarakat tidak segan-segan melapor kepada Bhabinkamtibmas atau Polsek setempat, bila menemukan adanya orang yang terindikasi telah terpapar faham radikal.

"Masyarakat silahkan datang langsung ke Polsek atau Bhabinkamtibmas bila menemukan orang atau kelompok yang melakukan aktivitas mencurigakan. Masyarakat harus waspada," ujar Kapolres Pelalawan.

"Hal ini tentunya untuk menjaga keutuhan berbangsa serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kab. Pelalawan, khususnya menjelang pelaksanaan Pilkada yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Siapapun yang menang adalah bermartabat dan kalah terhormat," imbuhnya.

"Kab. Pelalawan yang sudah aman ini sama-sama dijaga, jangan segan-segan memberitahu Bhabinkamtibmas bila ada mendengar kelompok radikal atau teroris di lingkungan tempat tinggalnya biar segera kita tindak lanjuti," sebutnya.

Menurutnya, masyarakat di wilayah tertentu kerap menjadi sasaran kelompok radikal, karena mereka lebih mudah dipengaruhi idiologi radikalisme.

Dia menambahkan, agar masyarakat tidak mudah terpengaruh kelompok radikal, maka masyarakat harus mewaspadai dan melaporkan atau bekerja sama dengan kepolisian, bila menemukan indikasi penyebaran faham radikalisme di lingkungan masing-masing kepada satuan kepolisian terdekat. (wan)

KOMENTAR