--> Wabup Tapsel: BPC HIPMI Tapsel Harus Saling Bersinergi dan Berkolaborasi dengan Pemda, Perbankan serta Wirausaha Lainnya | suluh sumatera

Wabup Tapsel: BPC HIPMI Tapsel Harus Saling Bersinergi dan Berkolaborasi dengan Pemda, Perbankan serta Wirausaha Lainnya

Bagikan:

Wabup Tapsel: BPC HIPMI Tapsel Harus Saling Bersinergi dan Berkolaborasi dengan Pemda, Perbankan serta Wirausaha Lainnya



TAPANULI SELATAN


suluhsumatera : Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Tapanuli Selatan (Tapsel) harus saling bersinergi dan saling berkolaborasi dengan pemerintah daerah, perbankan, dan wirausaha lainnya. 


Hal itu disampaikan Wabup Tapsel saat menghadiri pelantikan pengurus BPC HIPMI Tapsel masa bakti 2020-2023 di Emerald Hall Hotel Mega Permata, Kota Padangsidimpuan, Selasa (22/09/2020).


Para pengurus BPC HIPMI Tapsel masa bakti 2020-2023 dilantik oleh Ketua Umum Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI Sumatera Utara (Sumut), Mazz Reza Pranata, SE diwakili M. Olko Olila Siba, SH. 


Adapun yang menjadi Ketua BPC HIPMI Tapsel H. Ferdyansyah Hasibuan, SH, Sekretaris Jayanthy Fauzy Siregar, SE, MM, dan Bendahara Anharsani Siringgo-ringgo, SH.


Wakil Bupati Tapsel, Ir. Aswin Efendi Siregar, MM mengharapkan, dengan dilantiknya kepengurusan baru HIPMI dapat lebih baik, profesional, kreatif, dan inovatif, sehingga dapat membantu serta mendorong ekonomi Kab. Tapsel.


Karena sebut dia, jika dilihat, Tapsel memiliki 15 kecamatan dan dari 15 kecamatan hampir 78 persen adalah sektor pertanian, perkebunan, ketahanan pangan, peternakan dan perikanan. 


Menurutnya, Tapsel dulunya itu satu dan sekarang telah menjadi lima kabupaten/kota yang sekarang disebut Tapanuli Bagian Selatan, dari lima kabupaten/kota cuma dua yang mempunyai laut, yaitu Kab. Tapsel dan Kab. Madina.


Apa lagi sebut dia, potensi laut di Tapsel yang panjang lautnya sekitar 18 kilometer sangatlah menjanjikan, akan tetapi sayangnya laut di Tapsel belum pernah dijamah beda dengan laut yang ada di Kab. Madina, yang saat ini sudah mulai dikembangkan untuk membangun pelabuhan.


"Oleh karena itu bagai mana caranya laut yang ada di Tapsel dapat dibenahi untuk pengembangan wisata maupun peningkatan sektor perikanan, apalagi HIPMI ini adalah organisasi Himpunan Pengusaha Muda yang berjiwa positif. Sehingga HIPMI itu harus saling bersinergi dan saling berkolaborasi dengan pemerintah daerah, perbankan dan wirausaha lainnya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah Tapsel," tegas Aswin.


Begitu juga dengan perkebunan di Tapsel yang ada di 4 Kecamatan yang cocok dengan tanaman kopi seperti Kec. Sipirok, Saipar Dolok Hole, Aek Bilah, dan Kec. Marancar.


Selain kopi lanjutnya, saat ini juga ada tanaman yang lagi buming dan sangat berkembang syaitu tanaman porang. Porang ini merupakan bahan ekspor ke Jepang yang gunanya untuk bahan kosmetik, Porang saat ini sangat bagus untuk ditanam oleh petani.


Apa lagi Presiden RI, Joko Widodo saat ini sangat mengembangkan tanaman porang di Solo. 


"Oleh karena itu HIPMI harus mampu melihat potensi baik di sektor pertanian, perkebunan, perikanan dan pariwisata," ungkapnya.


Terakhir, Aswin berharap melalui kehadiran HIPMI Tapsel kiranya dapat berinovasi dan berkarya dalam memajukan perekonomian di Tapsel, serta harus memiliki program, baik itu program jangka pendek, menengah maupun jangka panjang.


Sebelumnya Ketua HIPMI Tapsel yang baru dilantik, H. Feryansyah Hasibuan, SH menyampaikan, akan berusaha untuk menjadikan HIPMI Tapsel berkembang dengan selalu bekerja sama solid antar pengurus dan saling bersinergi serta saling berkolaborasi dengan pemerintah daerah, perbankan juga wirausaha lainnya.


Apa lagi kalau berbicara Tapsel, Tapsel, merupakan harta melimpah ruah, namun sebagai orang Tapsel, masih belum mampu secara optimal dan cenderung bingung, bagaimana cara memanfaatkan dan menggunakannya dengan sebaik baiknya, untuk kesejahteraan masyarakat Tapsel.


"Maka dari itu, kami (HIPMI Tapsel) sangat berharap kepada Pemkab Tapsel untuk memberikan kesempatan kepada HIPMI Tapsel agar dapat berperan serta dalam mengisi pembangunan di bumi Tapanuli Selatan," paparnya.


"Begitu juga dengan perbankan kami sangat berharap dan siap bekerjasama, terutama juga dengan para pengusaha untuk saling mengoptimalkan perannya secara signifikan dalam mengisi setiap sektor pembangunan di daerah Tapsel," harap Feryansyah.


Sementara, Ketua BPD HIPMI Sumut, Mazz Reza Pranata,SE yang diwakili M. Olko Olila Siba, SH dalam sambutan mengatakan, HIPMI merupakan organisasi independen non partisan yang diisi oleh para pengusaha muda Indonesia yang bergerak di bidang perekonomian.


Organisasi ini didirikan yang dilandasi dengan semangat untuk menumbuhkan wirausaha di kalangan pemuda, sedangkan stuktur organisasi HIPMI berada di tingkat pusat maupun daerah. 


"Seiring dengan otonomi daerah dan pemekaran, HIPMI terus berkembang agar dapat terwakili di seluruh Indonesia," ujarnya.


Dikatakan, HIPMI memiliki motto Pengusaha Pejuang-Pejuang Pengusaha yang bermakna bahwa kader-kader HIPMI tidak saja diharapkan menjadi pengusaha nasional yang tangguh tetapi juga menjadi pengusaha yang berwawasan kebangsaan dan memiliki kepedulian terhadap tuntutan nurani rakyat.


Terakhir, M. Olko menekankan agar pengurus HIPMI Tapsel yang baru saja dilantik, segera menyusun program kerjanya dan menjalin kerjasama dengan pemerintah daerah dalam hal ini Pemkab Tapsel. (baginda)

KOMENTAR