--> Dalam Semalam Listrik di Wilayah Kerja PLN Kotapinang Padam Empat Kali, Warga Kecewa | suluh sumatera

Dalam Semalam Listrik di Wilayah Kerja PLN Kotapinang Padam Empat Kali, Warga Kecewa

Bagikan:

Dalam Semalam Listrik di Wilayah Kerja PLN Kotapinang Padam Empat Kali, Warga Kecewa


KOTAPINANG


suluhsumatera : Aliran listrik di wilayah kerja PT. PLN (Persero) Rayon Kotapinang, khususnya di seputaran Kel. Kotapinang, Kec. Kotapinang, Kab. Labusel, mengalami pemadaman hingga empat kali dalam semalam, pada Kamis (29/10/2020) malam.


Kondisi itu membuat sejumlah warga merasa jengkel dan kecewa.


Informasi yang dihimpun wartawan, pemadaman arus listrik terjadi, pada pukul 19.00 WIB, pukul 20.00 WIB, pukul 20.55 WIB, dan pukul 21.37 WIB. 


Meski durasinya tidak terlalu lama? yakni diperkirakan 10-20 menit setiap pemadaman, namun kondisi itu telah menghambat aktifitas warga.


Mereka khawatir, kondisi arus listrik yang tidak stabil dapat mengakibatkan terjadinya kerusakan peralatan elektonik dan mengganggu aktifitas belajar Daring anak-anak.


"Tidak ada hujan, tidak ada angin aliran listrik berulang kali padam. Sangat kelewatan pelayanan PLN di Kotapinang ini," kata Asrul Harahap, salah seorang warga Kel. Kotapiang.


Kekecewaan serupa juga diungkapkan Indra Hasibuan, 32. Menurutnya, pada Kamis malam, biasanya sebahagian besar ummat Muslim melaksanakan pengajian di rumah-rumah. 


Pemadaman yang terjadi sebut dia, membuat konsentrasi warga dalam beribadah menjadi terganggu.


"Pas pengajian gini mati pula lampu. Padahal hampir di setiap hari Sabtu PLN melakukan pemadaman arus listrik berjam-jam lamanya dengan alasan pemeliharan, perbaikan, dan sebagainya. Ampunlah dengan pelayanan PLN ini. Kalau pelanggan telat bayar langsung mereka putus," katanya.


Tidak samapai di situ, kekesalan warga juga terlihat di beberapa postingan media sosial. Sejumlah akun Medsos warga terlihat memposting tulisan kekesalan karena terjadinya pemadaman arus listrik. 


Seperti postingan akun Zen Ritonga warga Kel. Kotapinang, yang menulis, "Mati hidup, mati hidup, elektonik jebol siapa yang tanggung jawab," katanya.


Begitu juga dengan akun warga lainya yang menuliskan, "Mari kita berdoa semoga lampu enggak tewas lagi," ujarnya.


Bahkan, ia menyindir pelayanan PT. PLN yang dinilai buruk dan mengkecewakan.


Petugas piket Oprator Distribusi Tenaga Listrik (Opdis) PT. PLN Rayon Kotapinang yang dikonfirmasi, Jumat (30/10/2020) mengatakan, penyabab pemadaman arus listrik di wilayah Kotapinang berasal dari gangguan wilayah Desa Pekan Tolan, Kec. Kampungrakyat, Rayon Aek Nabara. 


Menurutnya, saat mencoba memasukkan tegangan mereka gagal, sehingga menembak ke Gardu Induk Asam Jawa yang menyebabkan terjadinya pemadaman di wilayah Kec. Kotapinang.


"Gangguannya berasal dari daerah Tolan, saat mencoba memasukkan tegangan mereka gagal, sehingga menembak ke Gardu Induk Asam Jawa, yang menyebabkan terjadinya pemadaman berulang kali," kata Putra, petugas piket Opdis PT. PLN Rayon Kotapinang. (afa)

KOMENTAR