--> Duda Empat Anak Hanyut di Sungai Silau Asahan | suluh sumatera

Duda Empat Anak Hanyut di Sungai Silau Asahan

Bagikan:

Duda Empat Anak Hanyut di Sungai Silau Asahan


KISARAN


suluhsumatera : Sungai Silau di Kab. Asahan, Sumatera Utara (Sumut), kembali menelan korban.


Seorang pria yang diketahui bernama Dafitri Manday alias Daman, 40 warga Jalan Sisingamangaraja, Gang Serumpun, Kec. Kisaran Timur, hanyut dan tenggelam di aliran Sungai Silau, Rabu (22/10/2020) sekira pukul 08.30 WIB.


Infornasi yang diperoleh wartawan, sebelum kejadian, Dafitri bersama tiga temannya sedang duduk-duduk di pinggiran aliran Sungai Silau, yang berada di sekitar Jalan Durian, Lingkungan III, Kel. Kisaran Naga, Kec Kisaran Timur.


Tidak beberapa lama, terdengar teriakan berasal dari pemukiman warga yang menyebut, "Polisi, polisi datang". Mendengar itu, keempatnya langsung menceburkan diri ke sungai.


Diduga, Dafitri yang turut melompat tidak pandai berenang, sehingga akhirnya tenggelam dan terseret arus sungai. Sedangkan ketiga rekannya, semuanya selamat.


"Awalnya mereka aku lihat berempat duduk di pinggir sungai. Entah kenapa, ada terdengar suara orang dari jauh mengatakan ada polisi datang. Mendengar itu, mereka melompat semua ke sungai. Sedangkan saya lari ke samping atas. Mungkin lemas atau tidak pandai berenang, makanya si Dafit hanyut. Sedangkan ketiga lainnya selamat," ujar Anwar, 32 salah seorang saksi mata.


Sementara, Irwansyah Mandai, 34 adik Dafitri mengaku, dia dan rekan rekannya sudah berupaya mencari dengan menyusuri sungai. Namun, hingga kini belum ditemukan.


"Begitu dengar abang ku hanyut. Aku dan kawan-kawan langsung mencarinya. Namun, sampai Tim SAR dan BPBD turun mencari, belum ada juga ditemukan," ujar Irwansyah yang menyebut kalau abangnya itu berstatus duda cerai dengan empat anak.


Sementara, Tim SAR Asahan-Tanjungbalai dibantu Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Asahan, langsung turun melakukan pencairan ke lokasi Dafitri hanyut. Namun, upaya pencarian belum juga membuahkan hasil.


Pantauan wartawan di lokasi pencarian, terlihat masyarakat sekitar memadati pinggiran aliran Sungai Silau. Terlihat juga anak dan keluarga korban ikut melakukan pencairan. (dri)

KOMENTAR