--> 5 Unit Rumah di Kisaran Terbakar | suluh sumatera

5 Unit Rumah di Kisaran Terbakar

Bagikan:

5 Unit Rumah di Kisaran Terbakar


KISARAN


suluhsumatera : Sijago merah melalap lima rumah semi permanen di Jalan Prof. H. Yamin Kedai Ledang, Kel. Kisaran Naga, Kec. Kisaran Timur, Kab Asahan, Minggu (1/11/2020).


Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut, namun kerugian ditaksir ratusan juta rupiah dialami seluruh korban.


Kebakaran tersebut membuat tiga unit sepeda motor hangus terbakar dan tidak ada perkakas yang dapat diselamatkan dari kelima rumah yang hangus tersebut.


Dalam peristiwa itu, sebanyak empat unit mobil pemadam kebakaran milik Pemkab Asahan dikerahkan untuk melakukan pemadaman di rumah semi permanen banyak rumah tersebut.


Informasi yang diperoleh di lokasi menyebutkan, diduga kebakaran yang meludeskan lima rumah itu akibat arus pendek yang terjadi di rumah korban Kaharudin.


"Tidak tahu dari mana asal api. Karena informasi dari adik saya, Rizal, rumah mereka pagi itu sudah dikelilingi oleh api yang membakar isi rumah mereka. Sehingga, istri dan mertua adik saya tidak bisa menyelamatkan barang-barang mereka, termaksud tiga unit sepeda motor milik adik saya dan mertuanya," ujar Andrizal, 38 salah seorang keluarga Kaharuddin yang ditemui awak koran ini.


Memang, lanjut Andrizal, selain rumah mertua adiknya yang bernama Kaharudin, 68, ada empat unit rumah lagi yang terbakar yakni, rumah Awaluddin, 65, rumah Awalina, 45, rumah Koimen, 59, dan rumah Poniman, 68.


"Kalau ditotal kerugian akibat kebakaran itu, hampir ratusan juta rupiah lah. Karena,dari semua rumah yang terbakar, tidak ada satupun yang sempat menyelamatkan barang barangnya," sebut Andrizal.


Kanit Reskrim Polsek Kota Kisaran, Ipda. Erwin Syahrizal, SH yang dikonfirmasi, membenarkan peristiwa kebakaran yang meludeskan lima unit rumah semi permanen di Jalan Prof. HM. Yamin tersebut.


"Kebakatan itu, diduga kuat akibat adanya arus pendek yang terjadi dari rumah salah seorang korban. Kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah," ujar Erwin. (dri)

KOMENTAR