--> Dirjen Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan LHK RI kunjungi Agrowisata RA Kopi Aren Pekanbaru | suluh sumatera

Dirjen Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan LHK RI kunjungi Agrowisata RA Kopi Aren Pekanbaru

Bagikan:

Dirjen Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan LHK RI kunjungi Agrowisata RA Kopi Aren Pekanbaru


PEKANBARU


suluhsumatera : Direktur Jenderal (Dirjen) Perhutanan Sosial dan Kemitaraan Lingkungan, Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup RI, Dr. Ir. Bambang Supriyanto, MSc mengunjungi Kawasan Agrowisata RA Kopi Aren, Sabtu (14/11/202), di Kec. Rumbai, Kota Pekanbaru.


Kedatangan Bambang Supriyanto bersama rombongan ini ingin melihat secara langsung Kawasan Agrowisata RA Kopi Aren yang dinilainya memiliki konsep menarik dengan nuansa alam.


Bambang saat itu disambut langsung Ketua Umum DPP Santri Tani Nusantara (SantanNU) Bendahara Alexander Pranoto dan Komisioner (KI) Joni Setiawan Mundung.


Dalam kunjungan tersebut, rombongan melihat secara langsung tanaman jahe, aren, jagung, dan penangkaran ikan, yang ada di lokasi Agrowisata RA Kopi Aren. 



Direktur Jenderal (Dirjen) Perhutanan Sosial dan Kemitaraan Lingkungan, Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup RI, Dr. Ir Bambang Supriyanto, MSc mengapresiasi kegiatan yang dilakukan DPP SantanNU di Agrowisata RA Kopi Aren.


Menurut dia, ini bentuk memanfaatkan jasa lingkungan, dan hajatan kemasyarakatan yang berhasil menerapkan konsep ekowisata.


"Kementerian LHK RI memberikan kemudahan masyarakat untuk berinovasi memanfaatkan sumber penghidupan mereka. Kami siap membantu masyarakat melakukan kreativitas dan inovasi untuk memberi nilai tambah bagi kehidupan," jelasnya.


Ketua Umum DPP SantanNU, Rusli Ahmad mengingatkan dan selalu ingat, bahwa unsur konservasi yaitu ada tiga, melindungi sistem penopang kehidupan, pengawetan sumber daya genetik serta pemanfaatan alam secara lestari.


"Perhutanan sosial telah memberikan perubahan yang signifikan bagi kehidupan sosial dan perekonomian masyarakat, namun tetap mempertahankan kelestarian hutan. Inilah yang menjadi konsep kami dalam membuat program kesejahteraan petani," ungkapnya.


DPP SantanNU sebutnya, ingin mengenalkan dunia pertanian dan sejumlah alsintan kepada para santri dan petani, agar menjadi santri andal di masyarakat.


Dalam kesempatan tersebut, Dr. Ir Bambang Supriyanto, MSc dan Rusli Ahmad bersama rombongan juga melihat lokasi penanaman sayuran, cabe merah , jahe, pepaya, di daerah Palas. (wan)

KOMENTAR