--> Pemulihan Ekonomi Diharapkan Tingkatkan Perolahan Pajak di Sumut | suluh sumatera

Pemulihan Ekonomi Diharapkan Tingkatkan Perolahan Pajak di Sumut

Bagikan:

Pemulihan Ekonomi Diharapkan Tingkatkan Perolahan Pajak di Sumut


MEDAN


suluhsumatera : Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi berharap, pemulihan ekonomi dapat meningkatkan perolehan pajak di Sumut.


Hal itu disampaikan Edy Rahmayadi saat menghadiri Taxpayer Gathering DJP 2020 dengan tema "Pemulihan Ekonomi untuk Indonesia Bangkit", Rabu (11/11/2020), di Pendopo Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jalan Sudirman, Medan.


Hadir dalam kegiatan itu secara Daring, Dirjen Pajak RI Suryo Utomo, Plt. Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) DJP Sumut I Max Darmawan, Kepala Kanwil DJP Sumut II Romadhaniah, para narasumber, dan peserta wajib pajak.


"Dipastikan rakyat saat ini memang dalam keadaaan sulit. Jangankan pajak, makan pun mereka sulit. Tapi kita jangan pesimis. Dengan bergandengan tangan kita dapat meningkatkan pajak ini. Selama kita bersama pasti kita dapat menyelesaikan permasalahan yang sulit ini," ucap Edy.


Edy Rahmayadi mengatakan, sampai saat ini pemerintah fokus melakukan intervensi dan menyalurkan Jaring Pengaman Sosial (JPS) untuk meningkatkan konsumsi masyarakat. Pemprov Sumut juga menggulirkan anggaran Rp300 miliar untuk memberikan stimulus ekonomi pada pelaku usaha dan bantuan pada para pekerja.


Dirjen Pajak RI Suryo Utomo dalam kesempatan itu menyatakan, pandemi Covid-19 dengan adanya pembatasan sosial memberikan dampak pada perekonomian.


Hingga saat ini Dirjen Pajak baru mengumpulkan Rp150 triliun atau -17 persen dari target capaian perolehan pajak.


Diharapakan beberapa bulan terakhir pemulihan ekonomi, penerimaan pajak akan dapat terpenuhi.


Dijelaskan Suryo, di masa pandemi ini, khusus wajib pajak yang melaksanakan kegiatan usaha telah diberikan pengurangan pajak penghasilan hingga 50 persen, dengan tujuan wajib pajak dapat menggerakan usahanya. 


Pajak penghasilan import mulai April dan diperpanjang hingga Desember 2020 juga diberikan kebebasan.


"Ini upaya yang kami lakukan untuk mendorong dan memberikan dukungan kegiatan usaha. Pajak penghasilan karyawan juga diberikan kebebasan dan sudah dibayarkan oleh pemerintah. Pemberi kerja hanya melaporkan saja ke Dirjen Pajak. Harapan ke depan dengan upaya yang telah dilakukan, bisnis terus berjalan, ekonomi dapat berjalan dengan baik dan bergerak dengan cepat, masyarakat terus terjaga dalam segi sosialnya," katanya.


Plt. Kepala Kanwil DJP Sumut I Max Darmawan dalam kesempatan itu mengatakan, melalui kegiatan ini diharapkan para stakeholders untuk bergotong-royong melaksanakan peran masing-masing dalam membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi di tengah pandemi.


Sementara itu, Kepala Kanwil DJP Sumut II Romadhaniah mengatakan  perkembangan kinerja penerimaan DJP Sumut II sudah mencapai 5,9 persen dan SPT 60,91 persen, juga diharapkan penerimaan ini dapat terus meningkat. (*)

KOMENTAR