Program PSR 2023 di Muara Batang Toru Disorot
TAPANULI SELATAN
suluhsumatera : Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) Tahun Anggaran 2023 di Kecamatan Muara Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, kini menjadi sorotan.
Sosial Control Indonesia (SCI) tengah melakukan investigasi terkait dugaan ketidaksesuaian pelaksanaan program yang disebut-sebut menelan anggaran hingga miliaran rupiah.
Salah seorang warga Hutaraja Muara Batang Toru yang tergabung dalam kelompok tani lokal berinisial ASS (nama tidak dipublikasikan) mengaku, program PSR memang sempat disosialisasikan kepada masyarakat pada 2023 lalu.
Ia menyebut kelompok taninya terdaftar sebagai peserta program tersebut.
“Benar ada program pemerintah untuk membantu petani sawit di Tapsel pada 2023 lalu. Kami terdaftar dalam Kelompok Tani Lokal Huta Raja Muara Batang Toru mengikuti program PSR tersebut. Namun sayangnya, sampai sekarang tidak ada sawit yang diremajakan. Pembibitan sawit yang merupakan salah satu syarat juga tidak kunjung ada,” ungkap ASS.
Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Social Control Indonesia (DPP SCI), M. Harahap, mengatakan, pihaknya saat ini sedang mengumpulkan data dan dokumen terkait pelaksanaan PSR di Kecamatan Muara Batang Toru.
“Menurut data yang kami himpun, anggaran PSR di Kecamatan Muara Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan yang dikucurkan pemerintah pusat mencapai miliaran rupiah pada tahun 2023 lalu. Tim kami sedang melakukan investigasi dan melengkapi berkas laporan yang sudah kami layangkan secara tertulis kepada Aparat Penegak Hukum (APH),” jelasnya.
Sementara itu, salah seorang pemerhati pembangunan di Tapanuli Selatan, Ali Harahap, mendesak Aparat Penegak Hukum di daerah untuk segera mengusut tuntas dugaan penyimpangan program PSR tersebut.
“Berkaca dari kinerja kejaksaan di Mandailing Natal dan Padang Lawas yang berhasil mengungkap kasus PSR di daerahnya, kami masyarakat Tapsel meminta dengan tegas agar Kejari Tapsel bertindak untuk mengungkap dalang di balik program PSR ini,” tegasnya.
Ia juga berharap pemerintah pusat turut memperhatikan persoalan tersebut.
“Kami ingin menyampaikan kepada Presiden RI, Bapak Prabowo yang kami banggakan, bahwa ada dugaan oknum yang bermain dalam program PSR Tahun Anggaran 2023,” tutup Ali Harahap.
(Baginda Ali Siregar)

Comments