Polres Padangsidimpuan Sisir Tempat Hiburan Malam, Narkoba hingga Prostitusi Jadi Target Utama
PADANGSIDIMPUAN
suluhsumatera : Malam akhir pekan yang biasanya identik dengan hiruk-pikuk tempat hiburan malam, Sabtu (2/5/2026), justru berubah menjadi malam patroli besar-besaran.
Polisi turun langsung menyisir sejumlah lokasi yang dianggap rawan narkoba, minuman keras, prostitusi, perjudian, hingga berbagai penyakit masyarakat lainnya.
Dipimpin langsung Kapolres Padangsidimpuan, AKBP. Dr. Wira Prayatna, SH, SIK, MH, razia dimulai sejak pukul 21.00 WIB, melalui apel gabungan di Lapangan Apel Polres Padangsidimpuan.
Sejumlah personel dari Polres, BNN Tapsel, Subdenpom, Dishub, hingga Satpol PP turut dilibatkan.
Sasarannya jelas: membersihkan ruang-ruang malam dari praktik ilegal yang selama ini menjadi ancaman ketertiban masyarakat.
Kasi Humas Polres Padangsidimpuan, AKP. Ida Meri, pada Minggu (3/5/2026) menjelaskan, patroli dilakukan secara menyeluruh ke sejumlah tempat hiburan malam seperti Dzone Karaoke, Twenty Eight, JB Karaoke, Bells Cafe, RA Cafe, hingga Sky Garden Cafe Karaoke.
Petugas melakukan pemeriksaan ruang demi ruang, memberi imbauan kepada pemilik usaha, sekaligus memastikan tidak ada aktivitas yang melanggar hukum.
"Hasil patroli menunjukkan tidak ditemukan adanya transaksi maupun pengguna narkoba. Beberapa tempat hiburan malam juga terpantau sepi pengunjung," ujar AKP. Ida Meri.
Meski nihil temuan, razia ini bukan sekadar formalitas. Polisi ingin memastikan bahwa ruang hiburan malam tidak menjadi sarang sunyi bagi peredaran narkoba dan praktek-praktek ilegal lainnya.
Kapolres juga menegaskan kepada seluruh personel agar bertindak humanis namun tetap tegas di lapangan.
"Penegakan hukum harus berjalan, tetapi sikap dan perilaku personel juga harus tetap dijaga. Keselamatan diri dan pendekatan yang baik kepada masyarakat menjadi prioritas," demikian arahan Kapolres yang disampaikan dalam apel persiapan.
Fenomena tempat hiburan malam yang sepi saat razia kerap menimbulkan pertanyaan publik: apakah benar aktivitas ilegal sudah menurun, atau justru bergerak lebih senyap
Polres Padangsidimpuan menegaskan, pengawasan tidak akan berhenti pada satu malam razia. Patroli serupa akan terus dilakukan untuk memastikan kota tetap aman dari ancaman narkoba, miras, prostitusi, dan perjudian.
“Jangan beri ruang bagi penyakit masyarakat tumbuh di kota ini. Ketika malam menjadi terlalu gelap, negara harus hadir membawa terang,” tutup AKP. Ida Meri.
(sule)

Comments