Kepala Puskesmas Tanjung Haloban Tegaskan Insentif JKN Dibayar Sesuai Sistem, Minta Maaf atas Kegaduhan
LABUHANBATU
suluhsumatera : Kepala Puskesmas Tanjung Haloban, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, Susyani memberikan klarifikasi terkait video yang viral di media sosial mengenai dugaan pemotongan dana insentif Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Mengawali keterangannya, Susyani menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kegaduhan yang ditimbulkan akibat beredarnya informasi tersebut.
“Saya selaku Kepala Puskesmas Tanjung Haloban sebelumnya meminta maaf atas ketidaknyamanan informasi di media yang menyoroti saya terkait insentif dana JKN,” ujarnya.
Susyani menegaskan, mekanisme pembayaran insentif JKN di Puskesmas Tanjung Haloban tidak dilakukan secara manual maupun berdasarkan kebijakan pribadi. Seluruh proses pembayaran, kata dia, dilakukan melalui sistem daring sesuai ketentuan yang berlaku.
“Insentif itu berlangsung secara online. Mengenai penerimaan insentif, pembayarannya berdasarkan kehadiran dan penanganan yang dilakukan oleh petugas,” jelasnya.
Menurut Susyani, besaran insentif yang diterima masing-masing tenaga kesehatan telah diatur melalui indikator yang ditetapkan dalam sistem, termasuk tingkat kehadiran dan pelaksanaan tugas. Karena itu, ia membantah anggapan bahwa terdapat pemotongan insentif yang dilakukan secara sepihak.
Ia menilai dinamika perbedaan pendapat di lingkungan kerja merupakan hal yang wajar terjadi dalam sebuah organisasi dengan jumlah pegawai yang cukup banyak.
“Namanya bekerja dalam satu tim, pasti ada perbedaan pendapat maupun cara berpikir. Itu hal yang biasa. Yang terpenting bagaimana kami bisa memperbaiki komunikasi dan tetap fokus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.
Susyani mengaku menjadikan peristiwa tersebut sebagai bahan evaluasi untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi di lingkungan Puskesmas Tanjung Haloban.
“Kedepan saya akan lebih memperbaiki kinerja kami sebagai tim dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap klarifikasi yang disampaikannya dapat meluruskan informasi yang berkembang di tengah masyarakat. Terlepas dari dinamika yang terjadi di internal, fokus utama Puskesmas Tanjung Haloban, menurutnya, tetap memberikan pelayanan kesehatan yang optimal kepada masyarakat.
“Kami ingin tetap memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal kepada masyarakat. Semoga persoalan ini menjadi pelajaran bagi kami untuk terus berbenah,” tutup Susyani.
(Kevin)

Comments