PS, Konten Kreator Asal Samosir Dijemput Paksa Polisi Kuansing di Kampung Halaman
SAMOSIR
suluhsumatera : Konten kreator berinisial PS dijemput paksa personel Polres Kuantan Singingi (Kuansing), Polda Riau, di kediamannya di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, Senin (31/8/2026).
Peristiwa ini pun viral di media sosial karena diwarnai perlawanan dari pihak keluarga.
Kedatangan aparat yang dipimpin langsung Kasat Reskrim Polres Kuansing, Iptu. Gerry Agnar Timur bersama sejumlah personel berujung ricuh dan viral di media sosial. Pihak keluarga PS mempertanyakan prosedur penangkapan.
Berdasarkan video yang berseliweran di berbagai platform media sosial terlihat, pihak keluarga mengklaim PS belum pernah menerima panggilan resmi untuk dimintai keterangan.
Meski demikian, PS akhirnya dibawa petugas kepolisian untuk keperluan penyidikan.
Kasus ini bermula dari laporan warga Kuansing yang geram atas aksi PS yang diduga menghina tokoh masyarakat, Darwis, melalui siaran langsung di TikTok.
Sebelumnya, PS juga sempat meminta maaf terkait kontroversi konten minuman keras pada even tradisi Pacu Jalur di Kuansing.
Namun, dugaan penghinaan tersebut memicu puluhan pengacara di Riau membentuk tim hukum dan melaporkannya atas dugaan pencemaran nama baik serta pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).
"Benar, kita sudah mengamankan yang bersangkutan di Samosir. Saat diamankan ada sedikit perlawanan dari pihak keluarga, namun bisa kita kendalikan," ungkap Iptu. Gerry Agnar Timur dalam keterangannya kepada wartawan, Selasa (1/9/2026).
Ia menegaskan penangkapan dilakukan sesuai prosedur setelah adanya laporan resmi dan alat bukti yang cukup.
"Yang bersangkutan kita tangkap terkait laporan dugaan penghinaan dan pencemaran nama baik melalui media sosial TikTok. Saat ini sudah kita bawa ke Polres Kuansing untuk pemeriksaan lebih lanjut," pungkasnya.
(*)

Comments